Owning Experience 4 Tahun Pakai All New Honda Beat 2014

Hai gaes selamat datang di blog CeritaK. Blognya saya Deka Firhansyah. Dalam postingan saya kali ini saya mau menyampaikan Bagaimana pengalaman sebagai pengguna atau bahasa kerennya Owning Experience 4 Tahun Pakai All New Honda Beat 2014.
Sebelumnya saya beri tahu bahwa memang benar tulisan ini saya buat karena terinspirasi dari konten di Channel YouTube nya bang Ridwan Hanif Rahmadi (Reviewer autonetrentcar). Namun berhubung saya tidak punya mobil, maka jadilah saya baru bisa nulis tentang Owning Experience motor All New Honda Beat 2014. Berikut pengalaman saya selengkapnya...

Ceritanya 10 November 2014 orang tua saya tiba-tiba membeli motor baru. Sebuah All New Honda Beat tahun 2014. Saya sendiri baru tahu saat pulang mudik. Saya sebenarnya tidak suka dengan motor Honda Beat. Saya lebih suka saingannya yakni Yamaha Mio. Suka tidak suka yang jelas All New Honda Beat 2014 ini telah menjadi bagian dari keluarga kami. Ya gak masalah toh itu motor punya orang tua saya, saya mah tinggal pakai saja. Banyak hal yang kami alami bersama All New Honda Beat 2014 ini dan berikut cerita selengkapnya.

Kecelakaan Parah

All New Honda Beat 2014 ini kemudian menjadi teman kami dalam menemani aktivitas kuliah. Jalan sekitar 6 bulan kemudian saya dan Deki serta motor All New Honda Beat 2014 ini mengalami kecelakaan cukup parah. Kisah tersebut rasanya beberapa kali sudah saya singgung dalam tulisan saya tentang Si Putih Beat 2018. Baiklah saya ceritakan lagi,  berikut cerita selengkapnya.

Ceritanya hari itu sudah Maghrib dan kami masih dijalan menuju rumah. Motor All New Honda Beat 2014 punya kami saat itu dikendarai oleh Deki dan saya jadi boncenger. Seperti biasa Deki memacu motor dengan kencangnya. Dia tidak pernah mau mendengarkan omongan saya untuk mengemudikan motor dengan cara lebih santai.

Dekat TKP kemudian motor masuk satu lobang besar. Kunci gembok pengaman yang kami taruh di kantung samping kiri terpental keluar. Hal itu memaksa kami berhenti sejenak untuk mengambilnya. Itu ibarat penanda bahwa Deki seharusnya dapat lebih hati-hati dalam mengendalikan motor di malam itu.

Namun, apa daya di depan, kami lagi-lagi terjerembab lobang jalanan yang besar. Saya heran kenapa Deki tidak ingat atau setidaknya melihat bahwa dikiri jalan ada beberapa lubang besar. Satu lobang lewat dan dua, ada lobang lagi dengan jarak berdekatan dan motor pun terbalik. Kami terseret oleh motor. Saya ingat betul motor melaju dengan kecepatan diatas 70km/jam saat itu. Terjerembab, terbalik dan motor terbaring ke kanan dan menimpa Deki. Ditengah jalan, beruntung tidak ada truk dibelakang atau dari arah berlawanan. Nyawa kami masih terselamatkan. Alhamdulillah.

Saat itu kondisi motor terbilang rusak parah. Namun bukan itu yang saya khawatirkan. Deki. Cukup lama dia terbaring ditimpa motor tanpa segera berusaha untuk bangkit. Bahkan dia tidak segera melepas helm. Atau sekadar mencari kacamatanya yang terlepas. Beruntung nianlah tidak ada kendaraan dari arah belakang maupun dari arah berlawanan.

Setelah motor terguling saya langsung secepatnya bangkit dan berdiri. Menyadari Deki tindak kunjung bangkit saya langsung memanggil-manggil namanya. Menyuruhnya bangun. Saya khawatir akan ada kendaraan truk yang melaju kencang baik dari belakang maupun depan. Deki masih terbaring. Saat saya mengangkat dan ingin meminggirkan motor pun Deki masih berbaring. Masih saya panggil terus si Deki. Saya suruh "bangunlah, ape Ade yang patah?" Saya tidak berani langsung menariknya untuk bangun. Alhamdulillah Deki kemudian masih bisa berdiri.

Berikutnya barulah saya memikirkan masalah kondisi motor. Ternyata kami bukan hanya terbalik. Posisi stang motor berbelok ke kanan sementara roda ke arah kiri atau berlawanan. Motor tidak bisa lagi dibawa jalan. Rusak parah. Spatbor depan pecah. Kedua ban juga pecah. Spion kanan Pecah, pelindung panas di knalpot terlepas. Hancur sudah motor All New Honda Beat 2014 yang masih kredit tersebut. Terpaksa kami menelpon ayah untuk minta dijemput.

Demikianlah sekelumit cerita saat saya dan Deki mengalami kecelakaan parah bersama All New Honda Beat 2014 yang kemudian seiring kami sebut Si Merah di tahun 2015. Sisa dari kecelakaan tersebut masih membekas berupa dua gigi depan Deki yang patah. Begitu juga lecet-lecet pada beberapa bagian motor.

Part yang sudah diganti

Jelas dari cerita tentang pengalaman kecelakaan di atas maka, pastinya sudah ada bagian-bagian atau part yang melekat pada motor All New Honda Beat 2014 terpaksa kami ganti.
Pertama, di bagian depan terutama agar bisa kembali jalan maka kami harus ganti segitiga depan, kemudian melakukan penyetelan stang agar kembali lurus.  Kemudian kami juga ganti Ban depan, spatbor depan dan batok atas. Isi Suspensi depan pun seingat  saya juga harus diganti. Adapun lampu-lampu masih orisinil karena tidak ikut pecah saat terjadinya kecelakaan.

Dibagian belakang kami juga menganti Ban Belakang dan melakukan servis pada velg belakang agar bisa kembali bulat dan bisa digunakan. Kemudian pelindung panas di knalpot juga telah kami ganti. Karena saat itu ayah bersikeras pakai jasa bengkel temannya maka tentu jadinya sasis tidak ikut diluruskan. Biaya yang katanya lebih murah dari bengkel resmi ternyata setelah dihitung malah menjadi mahal sebab pada sasis hingga kini tetap terlihat bahwa tidak lulus. Tidak masalah asal masih bisa jalan hingga sekarang berumur 4 tahun.

Selama 4 tahun kami sudah beberapa kali ganti part. Ya wajar sih, umur 4 tahun pasti sudah tua kalau kata bang Ridwan Hanif Rahmadi. Seingingat saya, ban depan luar 3 kali ganti, ban dalam entah berapa kali yang jelas pasti bukan bawaan pabrik. Kemudian ban belakang seingat saya juga sudah 3 kali ganti, ban dalamnya juga entah sudah berapa kali ganti.

Tiap bulan pasti kami rutin harus ganti oli. Selain untuk menjaga supaya motor tidak rusak, juga agar performa tetap prima. Memang terasa sekali perbedaannya jika oli mesin sudah tua. Kemudian tiap 2 kali ganti oli mesin kami juga rutin ganti oli transmisi atau yang lebih sering kami sebut oli gardan. Emang mobil?, pake gardan, Hahaha.

Di akui kami memang agak jarang ganti saringan udara, yang pada akhirnya kami sesali karena gara-gara itulah mungkin alasan kenapa suara mesin motor kami menjadi tidak enak didengar. Sejak BBM pertamax naik dari sebelumnya Rp.7.700,- Si Merah jadi lebih sering diisi premium.

Kemudian setelah dipakai 4 tahun tentu saja pasti bohlam lampu sudah beberapa kali ganti. Kemudian kabel speedometer juga sudah kami ganti 1 kali, jelang umur pemakaian ke 4 tahun. Kemudian sektor pengapian busi, juga sudah pernah kami ganti.

Untuk urusan body jelas lecet-lecet tidak bisa dihindarkan. Selain lecet parah karena pernah mengalami kecelakaan. All New Honda Beat 2014 kami ini juga mengalami lecet-lecet pemakaian. Motor ini juga kami gunakan untuk membawa barang jadi pasti ada resiko untuk lecet. Kemudian keseringan dijemur di parkiran ternyata berdampak sangat signifikan pada warna motor yang kini menjadi puas terutama bagian plastik hitam.

Selama pemakaian 4 tahun keluhan saya terutama ada di sektor Suspensi, baik depan maupun belakang. Suspensi All New Honda Beat 2014 terbilang keras. Kemudian motor All New Honda Beat 2014 ini sangat rendah sehingga seringkali mentok. Kemudian tentu keluhan saya setelah dipakai 4 tahun adalah soal suara mesin yang kini terdengar tidak enak ditelinga saat sedangidel ataupun saat berjalan pelan. Baru terasa normal saat kecepatan berada di atas 40km/jam.

Hal yang menurut saya sangat bagus dari All New Honda Beat 2014 ini adalah kualitas aki yang digunakan. Selama dipakai 4 tahun kami belum pernah ganti  aki. Waktu itu pernah tidak bisa di starter namun ternyata cukup diservis dan motor kembali bisa di starter secara normal. Kuncinya adalah standar saja setiap pagi jika tidak terlalu mendesak kami selalu berusaha untuk menghidupkan motor menggunakan engkol.

Penggunaan kami atas motor memang cukup intens. Hampir setiap hari motor kami gunakan untuk menemani perjalanan PP Pangkalan Balai-Palembang. Jadi selama pakai All New Honda Beat 2014 atau Si Merah ini dengan pengalaman penggunaan kami yang cukup intens jelas kualitas All New Honda Beat sudah teruji dan terbukti tangguh. Tidak perlu diragukan lagi.

Untuk itulah maka bulan Juli 2018 lalu keluarga kami kembali memilih untuk setia dan mengambil All New Honda Beat Cw Plus 2018 atau Si Putih.

Foto-foto kondisi motor sebagai berikut:




















Adapun untuk kondisi terkini dari Si Merah All New Honda Beat 2014 punya kami dapat kamu lihat dalam video berikut ini:.
---------------------------------------------------------------------
Buat interaksi dan mengenal Deka secara lebih personal mampir juga ke sini ya:
Website Deka: http://www.dekafirhansyah94.blogspot.com
Follow akun sosmed Deka di:
Facebook: http://facebook.com/deka.firhansyah
Instagram: http://instagram.com/dekafirhansyah94

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Support!!!

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Salam sejahtera untuk kita semua

Dukung Blog CeritaK ini agar selalu update dengan cara meninggalkan komentar dan membagikan artikel-artikel yang kalian baca.

Anda juga bisa memberikan donasi melalui pulsa ke 08982368506. Dana hasil dari donasi akan digunakan untuk mengembangkan konten blog CeritaK.

Kunjungi juga Blog Deka yang lainnya berikut ini:
JelajahSumatera.com
StoryAboutGadget.com

Buat interaksi dan mengenal Deka secara lebih personal silakan follow juga akun sosmed Deka di:
Facebook:
Https://facebook.com/deka.firhansyah
Fanpage:
CeritaK
Instagram:
@dekafirhansyah94
Channel YouTube:
CeritaK - Deka "K"Firhansyah
Email:
firhansyahdeka@gmail.com

Terimakasih. Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.