Maulid Nabi Muhammad SAW - Pandangan Deka


Selain adanya event besar “HarBolnas” atau Hari Belanja Online Nasional yang membuat kita terlena dengan pemborosan ada satu lagi yang lebih penting yakni hari diperingatinya “Hari kelahiran Rasulullah Muhammad SalAlallahu Alaihi Wasalam (SAW).

Kemarin saya berpikiran untuk mengirimkan sebuah tulisan tentang Maulid Nabi Muhammad SAW ke koran karena hari ini (Jum'at, 1/12/2017) adalah hari peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Jika tulisan ini saya kirimkan maka besar kemungkinan akan diterbitkan pada esok harinya (karena hari ini libur). Namun saya akhirnya pikir-pikir untuk mengurungkan niat itu karena saya merasa tidak punya pemahaman yang pas.

Hari ini merupakan salah satu hari yang paling membahagiakan bagi umat muslim di seluruh dunia, karena pada hari inilah diperingati hari lahirnya Rasulullah Muhammad SAW.

Nabi Muhammad SAW merupakan nabi dan Rasul paling akhir yang diutus ke dunia ini agar membawa manusia ke jalan yang terang benderang. Beliau lahir dari rahim seorang ibu yang namanya adalah Siti Aminah dan memiliki bapak yang namanya adalah Abdullah. Kelahiran beliau tepat pada tahun gajah yaitu secara spesifiknya adalah hari Senin, 12 Rabiul Awal atau 22 April 571 M di kota Mekkah. Kemudian beliau wafat di kota Madinah disaat berusia 63 tahun tepatnya tanggal 8 Juni 632 M.

Nabi Muhammad lahir dalam kondisi yatim, yang mana saat nabi Muhammad SAW masih berada dalam rahim ibunya, ayahnya, Abdullah sudah meninggal dunia. Nabi Muhammad sendiri merupakan anggota keluarga yang terhormat karena termasuk anggota keluarga bangsawan Bani Quraisy.

Kelak nabi yang memiliki nama lengkap Muhammad bin Abdullāh dan nabi yang terlahir di tengah keluarga Bani Quraisy ini akan mensyiarkan ajaran agama Islam. Adapun nama Muhammad dikasih oleh kakeknya yang bernama Abdul Muthalib. Muhammad memiliki arti yaitu orang yang terpuji.

Lupa Hari
Jujur saya sebenarnya lupa kapan dan dimana pertama kali diperingatinya maulid nabi Rasulullah Muhammad SalAllahu Alaihi Walasalam. Tidak pula saya berusaha mengingatnya dengan mencari di mesin pencari Google, karena itu tidak terlalu penting menurut saya. Sesuatu yang lebih penting menurut saya dengan memperingati hari kelahiran Rasulullah Salallahu Alaihi Wasalam kita senantiasa mengenal dan mengingat perjuangan hidup beliau dalam menyebarkan kebaikan dari agama islam.

Saat itu islam senantiasa tertindas oleh kaum-kaum kafir Quraisy. Umat islam dihina, dibenci, dikucilkan, disiksa, dibuat menderita bahkan banyak umat islam yang alhamdulillah mati disiksa  oleh kekejaman kaum kafir Quraisy sehingga lebih dulu syahid dan insyaAllah mendapat tempat di sisi Allah, surga.

Lupa Sejarah
Anehnya menurut saya, karena kita seolah lupa sejarah. Akhir-akhir ini banyak ajakan dari sesama muslim untuk membenci kaum agama lain, mengumpat dengan kata kasar, menghinakan, hal ini menurut saya telah menunjukkan bahwa umat Islam masa kini telah hampir menyerupai kaum kafir Quraisy dimasa lampau. Islam tidak pernah mengajarkan kebencian sebaliknya islam selalu mengajarkan kedamaian. Islam selalu mengajarkan kesabaran biarlah mereka menghina, mengumpat kita tapi jangan sampai kita membalas hinaan dan umpatan tersebut dengan sama buruknya, yang apabila kita lakukan itu menunjukan bahwa kita sama dengan mereka atau menyerupai mereka.
Biarlah Ahok berhak mencalonkan diri sebagai Gubernur DKI Jakarta tapi yakini saja bahwa Ahok tidak akan menang apabila umat Islam bersatu padu untuk tidak memilih beliau. Alhamdullilah Ahok kalah dalam pilkada dan juga kalah dalam sidang kasus penistaan Agama.

Siapa pun yang menistakan agama layak menerima hukuman. Jangan sampai salah satu penista agama itu berasal dari golongan muslim.

0 Response to "Maulid Nabi Muhammad SAW - Pandangan Deka"

Posting Komentar

Terima kasih sudah berkunjung, silakan berkomentar, semoga artikel yang kami posting dapat bermanfaat bagi anda :D

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel