Iseng-iseng Kirim Tulisan Ternyata Terbit di Koran | Tulisan Judul "Wak Dewi Ikan Bohong" Ternyata Terbit

Selasa malam Rabu, 28 November 2017 ketika saya sedang asik nongkrong untuk pertama kalinya di seputaran Kota Pangkalan Balai salah seorang teman saya yang bernama Rio cerita soal tulisan saya ada di koran. Tadinya saya kira tulisan saya yang lama, yang beberapa waktu saya pamerkan fotonya di Instagram dan Facebook. Ternyata yang teman saya maksud adalah tulisan saya yang berjudul "Wak Dewi Ikan Bohong". Kemudian saya tanya "Kapan?", menurut teman saya tersebut sekitar 3 minggu yang lalu terbit di Koran lokal Harian Banyuasin.

Yup, memang waktu itu saya kirimkan tulisan tersebut via email ke redaksi koran Harian Banyuasin. Saya hanya iseng saja dalam mengirimkan tulisan tersebut. Toh, mengirimkan tulisan ke media tidak dipungut biaya. Modal dalam mengirimkan tulisan ke media massa kalau saya hanya berupa paket internet yang saya gunakan sehari-hari atau bahkan bisa saja gratis internet jika saya numpang WIFI.

Iseng-iseng berhadiah, itulah yang saya pikirkan ketika akan mengirimkan tulisan tersebut. Eh, ternyata tulisan saya tersebut benar-benar terbit. Alhamdullilah, hal ini tidak saya duga-duga. Benar-benar hasil iseng yang berhadiah terbitnya tulisan saya. Hahaha. Saya baru tahu saat ikut nongkrong malam itu, bahwa tulisan saya tersebut terbit. Rejeki bisa datang dari mana saja, termasuk saat nongkrong, mungkin benar. Atas informasi dari teman saya yang bernama Rio saya jadi makin bersemangat buat nulis dan makin Kecanduan Menulis.

Setelah menerima informasi bahwa tulisan saya tersebut terbit maka saya mencari-cari hari apa terbitnya. Agak susah karena teman saya yang bernama Rio tersebut lupa juga terbitnya hari apa dan tanggal berapa?.

Saya kemudian berpikir "darimana saya bisa tahu terbitnya tanggal berapa?". Kemudian saya ada ide untuk mengecek daftar riwayat pengiriman email di akun email yang aktif di hape saya, tidak ada karena sudah cukup lama. Kemudian saya ada ide lagi yakni, cek postingan di blog pribadi saya ini karena saya juga telah mengirimkan/ memposting tulisan tersebut ke blog pribadi saya ini. Saya pikir tidak akan terlalu jauh jaraknya.

Hari ini (Kamis, 30/11/2017) saya akhirnya menemukannya. Tulisan tersebut terbit tanggal Selasa, 14 November 2017, 2 hari setela saya posting ke blog pribadi saya, juga 2 hari setelah saya kirim ke koran tersebut. Saya tidak pernah menyangka akan benar-benar terbit. Apalagi saya tidak menyangka akan terbit secepat itu. Alhamdullilah.

Iseng-iseng Berhadiah
Tulisan saya tersebut hanya hasil iseng semata. Setelah saya posting ke blog pribadi saya, saya kemudian berpikiran untuk mengirimkan tulisan tersebut ke koran begitu saja. Toh, koran tersebut tidak pernah membayar tulisan-tulisan saya yang pernah terbit sebelumya. Boro-boro membayar dikasih tahu kalau tulisan saya terbit saja tidak. Maaf saya agak emosi karena jadi penulis gratisan, hahaha. Saya kesal bukan karena tidak dibayar tapi, karena tidak dikasih tahu kalau tulisan saya terbit. Saya menulis karena hobi. Saya menulis karena saya sudah makin Kecanduan Menulis. Saya ingin lebih banyak lagi tulisan saya bisa terbit di koran, jadi tidak dibayar tidak apa-apa asal mengirimkan tulisan ke koran jangan disuruh bayar.

Saya senang karena tulisan saya bisa terbit. Senang saat ada teman yang membicarakan soal tulisan saya yang terbit. Senang atas ada teman yang memberikan suport motivasi untuk menuliskan tentang hal-hal yang lainnya. Saya senang dan menikmati situasi ini sekarang.

Tulisan saya tersebut saya buat atas dasar rasa kesal saya terhadap diri saya sendiri. Saya kesal karena saya begitu mudahnya untuk percaya kepada orang lain. Saya mudah percaya kepada orang lain meski saya selalu mengatakan untuk "Jangan percaya kepada orang lain". Percaya kepada manusia hanya akan menghasilkan kecewa dan itu yang saya alami dalam cerita yang saya tulis tersebut.

Saya menyalahkan diri saya sendiri. Tulisan ini sekaligus menyanggah apabila ada orang lain yang mungkin berkata bahwa saya menyalahkan orang lain orang lain dan ingin mempermalukannya dengan membuat tulisan tentangnya serta mengirimkan tulisan tersebut ke media massa berupa koran. Tidak. Saya menyalahkan diri saya sendiri dan keputusan untuk menerbitkan atau tidak menerbitkan tulisan yang saya kirimkan ada di tangan tim redaksi media tersebut. Saya bahkan tidak tahu bahwa tulisan saya terbit hari itu. Jika teman saya tidak cerita mungkin saya tidak akan pernah tahu bahwa tulisan saya tersebut terbit.
Semua terjadi begitu saja. Saya senang tulisan saya terbit lagi dan saya ingin lebih banyak lagi tulisan saya yang bisa terbit.

Pesan saya sebagai penulis dan blogger pemula "Kita tidak pernah tahu bahwa tulisan kita layak ataukah tidak layak untuk diterbitkan sampai kita berani mengirimkan hasil tulisan kita tersebut". Bisa dengan mengirimkan tulisan tersebut ke media massa seperti koran atau media lainnya. Jadi beranikanlah diri untuk mengirimkan tulisan-tulisan hasil karyamu itu ke media, percaya dirilah atas hasil karyamu dan tunggu hasilnya. *Deka Firhansyah, cS.IP.

*Sebagai catatan setahu saya tulisan ini adalah karya tulisan ketiga saya yang terbit. Total ini ke empat kalinya tulisan saya terbit karena ada satu tulisan yang terbit 2 kali. Semuanya berawal dari Iseng-iseng semata. Hanya bersenang-senang menulis dan mengirimkan tulisan ke media.

0 Response to "Iseng-iseng Kirim Tulisan Ternyata Terbit di Koran | Tulisan Judul "Wak Dewi Ikan Bohong" Ternyata Terbit"

Posting Komentar

Terima kasih sudah berkunjung, silakan berkomentar, semoga artikel yang kami posting dapat bermanfaat bagi anda :D

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel